
BARITO SELATAN – Seorang pria bernama Eyong menjadi sorotan setelah diduga mengirimkan pesan langsung (DM) bernada ancaman kepada salah satu owner tim balap W99 melalui Instagram. Namun, saat pihak W99 berupaya menagih dan meminta pertanggungjawaban atas ucapannya, Eyong justru tidak dapat ditemukan.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang diterima redaksi, pesan tersebut dikirim melalui akun Instagram @Eyong081. Dalam percakapan itu, Eyong melontarkan kalimat yang dinilai menyinggung kondisi fisik owner W99, khususnya pada bagian bahu yang diketahui memiliki riwayat masalah kesehatan.
Adapun potongan pesan yang dikirimkan Eyong berbunyi:
“tapi tunggu ja ikm bila tatamu aku kena ibis ai maladum bom di bahu tu”
Pesan tersebut dikirim di tengah percakapan yang sebelumnya berisi ejekan dan saling sindir. Namun, bagian akhir pesan tersebut dinilai oleh pihak W99 sudah mengarah pada ancaman personal, terlebih karena menyasar kondisi kesehatan seseorang.
Menanggapi hal itu, pihak W99 menyatakan tidak berniat memperpanjang keributan, melainkan hanya ingin menagih ucapan dan meminta klarifikasi secara langsung. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Kami cuma ingin menagih omongannya. Kalau berani bicara seperti itu di DM, harusnya berani juga bertemu dan menjelaskan maksudnya,” ujar perwakilan dari W99.
Beberapa pihak mengaku sempat mencoba mencari keberadaan Eyong, namun yang bersangkutan disebut tidak berada di tempat dan sulit dihubungi. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui.
Peristiwa ini pun menuai berbagai tanggapan di kalangan komunitas balap dan media sosial. Banyak yang menilai bahwa menyampaikan pesan bernada ancaman, apalagi dengan menyinggung kondisi kesehatan, merupakan tindakan yang tidak pantas dan tidak mencerminkan sikap sportif.
Redaksi menegaskan bahwa berita ini disusun berdasarkan bukti percakapan yang diterima serta keterangan dari pihak terkait. Hingga berita ini diterbitkan, Eyong belum memberikan klarifikasi atas isi pesan tersebut.



.jpg)








Komentar
Tuliskan Komentar Anda!